Baca Juga
PONSEL atau smartphone agaknya sangat sulit untuk ditinggalkan, termasuk oleh ibu hamil sekalipun.
Sinyal ponsel dikatakan berbahaya bagi janin, begitu juga dengan suara dan getaran panggilan ponsel yang ditemukan bisa mengagetkam janin dalam kandungan.
Temuan ini dilakukan oleh Dr Boris Petrikovsky, profesor obstetri dan ginekologi dari Wyckoff Heights Medical Center, New York. Ia mengamati 28 ibu hamil yang tengah mengandung di trisemester ketiga dan menganalisis reaksi janin terhadap suara ponsel.
Semua janin (yang berusia antara 27 dan 41 minggu) menunjukkan respons terkejut saat didengarkan suara yang dihasilkan ponsel di dekat perut ibu. Respon janin termasuk pergerakan kepala, mulut membuka, atau mata berkedip, ungkap penulis studi.
"Suara, dan bisa juga getaran, dari ponsel dapat menyebabkan banyak respons kejutan refleks, yang mengganggu siklus tidur normal janin," kata Dr Boris, sebagaimana dikutip dari Zeenews, Minggu (10/5/2015).
Ketika ponsel diatur untuk berdering setiap 10 menit, 90 persen dari janin masih menunjukkan respons kejut yang sama seperti kesempatan pertama. Delapan puluh persen dari janin terus melakukannya selama deringan berikutnya, temuan menunjukkan.
Meski demikian ia mengaku masih membutuhkan penelitian lanjutan untuk mengetahui apakah paparan suara ponsel selama masa kehamilan, dapat mempengaruhi kesehatan janin. Dr Boris menyarankan ibu hamil untuk mengurangi intensitas penggunaan ponsel selama mengandung.
"Kami sarankan agar bumil menghindari paparan dengan ponsel secara langsung. Hal ini bertujuan untuk menghindari berbagai risiko yang mungkin ditimbulkan oleh penggunaan ponsel," pesannya.
